LEBAK, ADN.COM – Organisasi Masyarakat (Ormas) Jayagati Banten akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II dengan mengusung tema “Mengakar, Tumbuh dan Berkembang”. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/11/2026) di Cihareno Caffe, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Rakernas II ini menjadi momentum penting bagi Jayagati Banten untuk memperkuat fondasi organisasi, mempererat persaudaraan antarpengurus, serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja guna mendukung keberlanjutan organisasi ke depan.

Ketua Umum Ormas Jayagati Banten, Abah Iwir Gebek, menegaskan bahwa tema yang diusung memiliki makna mendalam bagi perjalanan organisasi. Mengakar berarti memperkuat jati diri, nilai-nilai perjuangan, serta kedekatan dengan masyarakat. Sementara tumbuh dan berkembang menjadi semangat untuk meningkatkan kapasitas organisasi agar semakin bermanfaat. Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, organisasi masyarakat tidak cukup hanya memiliki struktur kepengurusan, tetapi juga harus mampu membangun kebersamaan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif.
Rakernas diharapkan menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi dan misi seluruh jajaran Jayagati Banten, sekaligus mengevaluasi perjalanan organisasi dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan.

Ketua Panitia Rakernas II, Ahmad Syarif yang akrab disapa Kamdahir, menambahkan bahwa persiapan kegiatan diarahkan agar pelaksanaan Rakernas berjalan tertib, lancar, dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan gagasan, memberikan masukan konstruktif, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan program kerja.
Menurut Kamdahir, keberhasilan Rakernas tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi juga dari hasil pembahasan dan tindak lanjut program yang dapat dilaksanakan secara nyata.
Melalui Rakernas II ini, Jayagati Banten diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta mengembangkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan sosial.
Tema “Mengakar, Tumbuh dan Berkembang” pun menjadi pengingat bahwa organisasi yang kuat harus memiliki fondasi kokoh, mampu beradaptasi terhadap perubahan, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. (Red)























