Puslitbang Polri Teliti Strategi Keselamatan Lalu Lintas di Polres Serang, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat

SERANG, ADN.COM – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar penelitian bertema “Peran Polri dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi, Teknologi dan Kemitraan Masyarakat” Tahun 2026 di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Serang, Rabu (28/10/2026).

Penelitian ini menjadi bagian dari upaya Polri mengevaluasi sekaligus mengembangkan strategi untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui pendekatan edukasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kemitraan dengan masyarakat.

Kapolres Serang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kabag Log Polres Serang Kompol Uka Subakti, S.H., menyambut positif pelaksanaan penelitian tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menghimpun masukan sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di bidang lalu lintas.

“Kami menyambut baik pelaksanaan penelitian Puslitbang Polri ini. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” ujar Kompol Uka Subakti.

Penelitian melibatkan sejumlah satuan fungsi di lingkungan Polres Serang, meliputi Satlantas, Satbinmas, Satsamapta, dan Sihumas. Selain itu, berbagai pemangku kepentingan eksternal turut dilibatkan dalam forum diskusi kelompok terpimpin atau Focus Group Discussion (FGD).

Peserta eksternal terdiri atas perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Jasa Raharja, LSM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, Organda, komunitas ojek online, hingga pengemudi angkutan umum.

Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai persoalan lalu lintas, efektivitas edukasi keselamatan berkendara, pemanfaatan teknologi, serta pola kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim Puslitbang Polri menggunakan metode penelitian gabungan atau mixed method. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui kuesioner, sedangkan pendekatan kualitatif dilaksanakan melalui wawancara mendalam dan FGD.

Penelitian tersebut juga diarahkan untuk memetakan pengetahuan dan persepsi masyarakat, mengevaluasi kebijakan kepolisian, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan tugas di bidang lalu lintas.

Kompol Uka Subakti menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak dapat diwujudkan hanya melalui upaya kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan penelitian ini, kami berharap dapat memperoleh berbagai masukan dari instansi terkait maupun masyarakat untuk meningkatkan efektivitas edukasi, pengawasan, serta pelayanan di bidang lalu lintas,” jelasnya.

Ia berharap hasil penelitian dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi peningkatan kesadaran masyarakat, penekanan angka kecelakaan, serta pengembangan pelayanan kepolisian yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Polres Serang menyatakan siap mendukung berbagai inovasi yang berorientasi pada keselamatan pengguna jalan dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sinergi bersama pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat. (Red)



Pemred


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *