Bukan Sekadar Audit, OHA dan Environmental Scanning Latih Strategic Mindset Serdik Sespimmen Polri

TANGERANG, Abydosonews.com – Kemampuan membaca organisasi dan lingkungan strategis menjadi salah satu kompetensi penting bagi seorang pemimpin kepolisian. Untuk mengasah kemampuan tersebut, Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Management Course Level III di Polresta Tangerang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan Studi Lingkungan Organizational Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES) tersebut menjadi ruang bagi para Serdik untuk menguji kemampuan analisis melalui data dan kondisi nyata di lapangan.

OHA diarahkan untuk memotret kesehatan organisasi dari sisi internal. Sementara ES digunakan untuk mengidentifikasi berbagai perubahan, peluang, tantangan dan potensi persoalan yang muncul di lingkungan strategis.

Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer mengatakan, proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan seorang perwira dalam menghadapi kompleksitas tugas kepolisian.

“Kegiatan ini bukan sekadar proses pengumpulan data, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun kemampuan kepemimpinan dan manajerial para peserta didik,” ujar Christian.

Ia menjelaskan, OHA dapat memberikan gambaran mengenai berbagai aspek dalam organisasi, termasuk kepemimpinan, kualitas sumber daya manusia, komunikasi, koordinasi dan efektivitas pelaksanaan tugas.

Di sisi lain, Environmental Scanning memberikan perspektif eksternal sehingga Serdik dapat memahami berbagai faktor di luar organisasi yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurut Christian, perspektif tersebut penting karena Polri merupakan institusi yang berada di tengah masyarakat dan berhadapan langsung dengan berbagai kepentingan.

“Pemimpin juga harus mampu membaca perubahan dan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan strategisnya,” katanya.

Kabupaten Tangerang sendiri menjadi wilayah yang memiliki tingkat dinamika cukup tinggi. Perkembangan kawasan industri dan pertumbuhan ekonomi berjalan bersamaan dengan berbagai tantangan sosial, termasuk persoalan ketenagakerjaan, kemacetan, urbanisasi, kriminalitas, konflik sosial, lingkungan dan dinamika masyarakat.

Christian menegaskan bahwa berbagai temuan selama studi harus diolah menjadi informasi yang memiliki nilai strategis.

“Data yang diperoleh hari ini hendaknya tidak berhenti sebagai angka atau bahan laporan, tetapi menjadi dasar untuk melihat persoalan secara objektif dan merumuskan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Poklat XXI Brigjen Pol Defrian Donimando mengatakan, OHA dan ES memiliki posisi penting dalam proses pendidikan kepemimpinan tingkat menengah di lingkungan Sespimmen Lemdiklat Polri.

Ia menilai, kegiatan tersebut melatih peserta didik untuk membangun pola pikir sistemik, sehingga setiap persoalan tidak dilihat secara parsial.

“Pemimpin harus mampu mendiagnosis kesehatan organisasi, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, memetakan peluang dan ancaman lingkungan strategis, serta merumuskan langkah adaptif dan solutif berbasis data,” kata Defrian.

Studi Lingkungan OHA dan ES berlangsung pada 13–14 Agustus 2026 dengan tema “Tugas Pokok Polri dalam Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.”

Defrian berharap para Serdik mampu memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan analisis dan menyusun rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan organisasi maupun masyarakat.

“Pemimpin tidak cukup hanya mengetahui apa yang terjadi. Ia harus mampu memahami mengapa hal tersebut terjadi, memperkirakan dampaknya, kemudian menentukan langkah yang paling tepat,” menjadi semangat yang ditekankan dalam proses pembelajaran tersebut.

Pada akhirnya, kegiatan ini diarahkan untuk membentuk Serdik yang memiliki strategic mindset, mampu mengambil keputusan berbasis data, serta memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis.

Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi para peserta didik ketika kelak mengemban tanggung jawab kepemimpinan dan menghadapi kompleksitas tugas Polri di tengah masyarakat.(Red).



Pemred


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *