LEBAK, BANTEN – ADN.COM
Tokoh muda sekaligus pegiat sosial M.Alfian.SW yang akrab disapa Aby Doso memberikan penerangan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai arti hakikat ibadah haji di tengah momentum musim haji 2026. Penyampaian tersebut disampaikan pada Senin (11/5/2026), saat jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia mulai mempersiapkan dan melaksanakan perjalanan suci ke Tanah Haram.
Dalam keterangannya, Aby Doso menuturkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Makkah, melainkan perjalanan spiritual untuk menyucikan hati, memperkuat keimanan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Bulan Mei 2026 ini menjadi momentum yang sangat istimewa karena begitu banyak umat Islam di seluruh dunia yang melaksanakan ibadah haji. Namun yang paling penting bukan hanya berangkatnya, melainkan memahami hakikat dan makna haji itu sendiri,” ujar Aby Doso.
Ia menjelaskan, hakikat haji mengandung nilai pengorbanan, kesabaran, keikhlasan, persaudaraan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT. Menurutnya, setiap rangkaian ibadah haji memiliki makna mendalam yang harus dipahami oleh umat Islam agar ibadah tersebut tidak hanya menjadi ritual semata.

Aby Doso menambahkan bahwa pakaian ihram yang dikenakan para jamaah menjadi simbol kesederhanaan dan kesetaraan manusia di hadapan Sang Pencipta. Tidak ada perbedaan jabatan, kekayaan, maupun kedudukan sosial ketika seseorang berada di Tanah Suci.
“Haji mengajarkan manusia untuk menanggalkan kesombongan duniawi. Semua sama di hadapan Allah SWT. Yang membedakan hanyalah iman dan ketakwaannya,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji sejatinya menjadi momentum perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik. Seseorang yang telah menunaikan haji diharapkan mampu menjaga akhlak, memperkuat ibadah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Menurut Aby Doso, meningkatnya jumlah jamaah haji setiap tahun menunjukkan besarnya kerinduan umat Islam untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Ia pun mengajak masyarakat yang belum memiliki kesempatan berhaji agar tetap memperkuat keimanan, menjaga niat, dan terus berdoa agar suatu saat dapat menjadi tamu Allah di Tanah Suci.
“Bukan hanya soal mampu secara materi, tetapi juga kesiapan hati dan mental spiritual. Haji adalah panggilan suci yang membutuhkan keikhlasan,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Aby Doso berharap seluruh jamaah haji tahun 2026 diberikan kesehatan, keselamatan, serta menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun bangsa.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah dan kembali ke tanah air dengan membawa perubahan akhlak yang lebih baik serta keberkahan untuk umat,” tutup Aby Doso. (Riziq)















