Lebak, Abydosonews.com — Suasana penuh kekhusyukan mengiringi ceramah agama yang disampaikan KH. Aos Al Qorni atau yang biasa disapa Ki Rengse di acara walimatul khitan putra dari Asep dan Mina, Kampung Cikadongdong, Desa Girimukti, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Dengan tema “Tiga Kewajiban Orang Tua kepada Anak”, tausiyah ini menggugah kesadaran jamaah tentang tanggung jawab besar orang tua dalam membentuk masa depan anak dunia dan akhirat. Sabtu (6/12/2025). Pukul 20:30 wib sampai dengan selesai.
Di hadapan ratusan jamaah, KH. Aos menyampaikan bahwa anak adalah amanah Allah, yang kelak akan menjadi sumber pertanggungjawaban di hadapan-Nya.
“Anak itu titipan Allah. Kalau amanah ini tidak dijaga, kita sendiri yang akan menanggung rugi di dunia dan di akhirat,” tegasnya membuka ceramah.
Dalam ceramahnya, Kyai Aos menekankan ada tiga kewajiban utama yang harus dipenuhi orang tua kepada Anaknya diantaranya:
1. Memberi Nama yang Baik dan Bermakna
“Nama itu doa. Maka Baguskanlah nama anak-anak kita, karena setiap nama itu dipanggil, maka doa itu ikut terucap,” tuturnya.
Menurutnya, nama yang baik akan menjadi identitas dan kebanggaan sepanjang hidup seorang anak.
2. Mengajarkan Anak Membaca Al-Qur’an sebagai Tabungan Akhirat
Kyai Aos menekankan bahwa mengajarkan anak membaca Al-Qur’an adalah investasi yang tidak ternilai harganya bagi orang tua.
“Kalau kita meninggal, yang kita butuhkan bukan harta, bukan rumah, bukan jabatan. Tapi doa anak-anak yang saleh. Anak yang bisa kirim Al-Fatihah, Yasin, tahlil, itulah tabungan kita di alam kubur,” ucapnya menyentuh hati.
Beliau melanjutkan, “Kalau anak tidak bisa Yasin, siapa yang akan menolong kita di alam kubur nanti?”
3. Menikahkan Anak Jika Sudah Baligh
Dengan gaya khasnya, KH. Aos Al Qorni/ Ki Rengse juga menyampaikan,
“Kalau anak sudah baligh, sudah siap lahir batin untuk menjadi kepala keluarga, jangan ditahan-tahan. Segera nikahkan. Karena menikah itu dapat menjaga kehormatan dan menyelamatkan iman,” ujarnya.
Tak hanya itu, Ia juga mengingatkan agar orang tua mendampingi dan membantu, bukan membiarkan anak mencari jalan sendiri.
Saat menutup ceramahnya, KH.Aos Al Qorni tak lupa mengajak jamaah untuk memperkuat peran keluarga sebagai benteng agama.
“Bangun rumah tangga yang di dalamnya ada Al-Qur’an, ada doa, dan ada cinta. Kalau keluarga baik, kampung akan baik, bangsa pun akan baik,” tutupnya, disambut lantunan shalawat dari para jamaah.
Kehadiran penceramah kondang yang akrab disapa Ki Rengse, di acara walimatul khitan putra dari Asep dan Mina ini, amat sangat tepat, ditambah dengan ciri khasnya yang jenaka, membuat suasana makin meriah. Warga Kampung Cikadongdong pun menyambut kegiatan ini dengan antusias, dan berharap majelis ilmu seperti ini dapat digelar rutin sebagai sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan pemahaman agama masyarakat Desa Girimukti. (Riziq).














