TANGERANG, ADN.COM — Upaya menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang. Pada Rabu malam (26/8/2026), petugas kembali menggagalkan aksi balap liar yang dinilai berpotensi membahayakan pengendara maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Dalam penindakan tersebut, sebanyak lima pelajar berhasil diamankan petugas. Sejumlah sepeda motor yang diduga digunakan dalam kegiatan balap liar juga turut diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Penindakan bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan balap liar. Mendapat laporan tersebut, personel Satlantas Polresta Tangerang langsung mendatangi lokasi dan mengambil langkah cepat untuk membubarkan kegiatan.
Lima pelajar yang diamankan selanjutnya dibawa ke kantor kepolisian untuk menjalani pemeriksaan, pendataan, serta diberikan pembinaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya balap liar dan pentingnya tertib berlalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Octaviari Pratama mengatakan, kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi kegiatan balap liar yang dapat mengancam keselamatan.
“Balap liar memiliki risiko yang sangat besar. Bukan hanya membahayakan pelaku, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu, kami akan terus melakukan patroli dan penindakan secara terukur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena untuk menunjukkan kemampuan berkendara maupun memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Gunakan kendaraan untuk kebutuhan yang semestinya dan patuhi aturan lalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Selain penindakan, Satlantas Polresta Tangerang terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli di sejumlah lokasi yang dianggap rawan dijadikan tempat berkumpul maupun melakukan balap liar.
Kepolisian juga mengajak masyarakat dan orang tua untuk berperan aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada waktu malam hari. Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu polisi mencegah aksi balap liar sebelum menimbulkan kecelakaan atau korban.
Satlantas Polresta Tangerang menegaskan bahwa upaya menciptakan Kamseltibcarlantas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dengan patroli, edukasi, dan penindakan yang dilakukan secara berkelanjutan, kepolisian berharap aksi balap liar dapat ditekan sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Tangerang. (Red)

















