SERANG, Abydosonews.com – Wakapolres Serang Kompol Andri Surya Kurniawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengingatkan para pelajar agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, serta balapan liar yang dapat membahayakan masa depan. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi pembina upacara pengibaran Bendera Merah Putih di SMP Negeri 2 Kibin, Kabupaten Serang, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) tersebut menjadi upaya Polres Serang dalam menanamkan kedisiplinan, membangun karakter, serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda.
Upacara yang dimulai pukul 06.40 WIB itu diikuti sekitar 150 peserta, terdiri atas siswa, guru, dan jajaran Polres Serang. Turut hadir Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasi Propam Polres Serang, serta kepala sekolah bersama dewan guru SMP Negeri 2 Kibin.
Dalam amanatnya, Kompol Andri mengajak para siswa untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki cita-cita yang jelas sebagai pedoman dalam meraih masa depan.
Menurutnya, masa remaja merupakan periode penting untuk membentuk karakter, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
“Anak-anak harus memiliki cita-cita dan semangat untuk meraihnya. Jangan pernah mencoba narkoba, hindari pergaulan yang salah, dan manfaatkan waktu untuk kegiatan positif. Masa depan kalian sangat berharga dan harus dipersiapkan sejak sekarang,” ujarnya.
Selain menyoroti bahaya narkoba, Wakapolres juga mengingatkan para siswa agar tidak terlibat dalam tindakan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa perilaku mengejek, menghina, mengucilkan, hingga melakukan kekerasan terhadap teman dapat menimbulkan dampak negatif bagi korban maupun pelaku.
“Jangan jadikan teman sebagai sasaran ejekan atau kekerasan. Bangun persahabatan yang sehat, saling menghargai perbedaan, dan saling mendukung. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa,” pesannya.
Kompol Andri turut mengingatkan bahaya balapan liar yang tidak hanya mengancam keselamatan pelakunya, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Serang berupaya memperkuat pembinaan karakter pelajar sekaligus membangun hubungan positif antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berakhlak baik, berprestasi, dan taat hukum. Jangan sampai masa depan yang sudah direncanakan rusak akibat narkoba, bullying, ataupun kenakalan remaja lainnya,” kata Kompol Andri.
Ia berharap pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Jadilah kebanggaan orang tua, sekolah, dan bangsa. Terus belajar, hormati guru dan orang tua, serta jangan mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri,” tambahnya.
Sebelum menghadiri upacara di SMP Negeri 2 Kibin, Wakapolres Serang terlebih dahulu melaksanakan kegiatan strong point pagi di kawasan Jembatan Tambak sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat pada jam aktivitas pagi.(AbyDoso)























