SERANG, Abydosonews.com – Polda Banten mengerahkan 200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Dewa United Banten FC dan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Sabtu (31/10/2026).
Pengamanan tersebut dilaksanakan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat di sekitar stadion.
Sebelum menjalankan tugas, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Banten International Stadium pada pukul 15.30 WIB. Setelah apel, personel ditempatkan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, meliputi pengamanan area stadion, pemeriksaan pintu masuk, pengaturan arus lalu lintas, serta pemantauan situasi melalui jaringan komunikasi dan kamera pengawas atau CCTV.
Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan langkah preventif dengan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional. Seluruh kegiatan pengamanan juga dilaksanakan dengan memperhatikan standar operasional prosedur yang berlaku dalam pengamanan pertandingan olahraga.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pengerahan personel tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kompetisi sepak bola.
“Polda Banten berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal dengan mengerahkan 200 personel gabungan. Kami mengedepankan langkah-langkah preventif dan pendekatan humanis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Maruli.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para suporter kedua tim, agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kenyamanan bersama.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pecinta sepak bola agar selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama. Mari jadikan sepak bola sebagai sarana hiburan dan pemersatu, bukan justru menjadi pemicu perselisihan,” tambahnya.
Menurut Maruli, terciptanya situasi yang kondusif membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk kesadaran para suporter dalam menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari kesiapan personel, tetapi juga dari kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban. Dengan saling menghormati dan menjunjung tinggi sportivitas, kita dapat menciptakan suasana sepak bola yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan,” tutupnya.
Melalui pengamanan tersebut, Polda Banten berharap pertandingan Dewa United Banten FC melawan Persija Jakarta dapat berlangsung dengan aman dan kondusif, sekaligus memperkuat nilai sportivitas serta persatuan di tengah masyarakat.
(AbyDoso).























