Lebak, Abydosonews.com – Upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat terus dilakukan Polres Lebak melalui berbagai program yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak usia dini. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak yang dipimpin langsung Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si. saat mengunjungi PAUD Izzaturrahman di Kampung Babakan Keramat, Desa Sukanegara, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan itu menjadi bagian dari komitmen Polres Lebak dalam memperkenalkan sosok polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sejak usia dini.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Lebak didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Lebak, Kapolsek Gunung Kencana AKP Supar, S.H., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunung Kencana. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh kepala sekolah, para guru, serta puluhan siswa PAUD Izzaturrahman yang tampak gembira menyambut kedatangan orang nomor satu di Polres Lebak tersebut.
Interaksi hangat pun terlihat sepanjang kegiatan. Kapolres menyapa para siswa, berbincang dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, sekaligus memberikan motivasi agar mereka rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menjalin persahabatan dengan sesama.
Kapolres Lebak AKBP Arninsi mengatakan, program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sejak usia dini.
“Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin menanamkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat anak, yang hadir untuk melindungi, mengayomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKBP Arninsi.
Menurutnya, pengenalan terhadap tugas dan fungsi kepolisian kepada anak-anak menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sejak usia dini. Dengan pendekatan yang ramah dan edukatif, diharapkan anak-anak tidak lagi memandang polisi sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai sahabat yang selalu siap memberikan perlindungan.
Lebih lanjut, AKBP Arninsi menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi penerus yang berkualitas. Karena itu, pendidikan karakter harus diberikan sedini mungkin melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kita harus memberikan edukasi yang baik dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman serta menyenangkan bagi mereka. Kami berharap anak-anak tidak takut kepada polisi, tetapi justru mengenal polisi sebagai sahabat yang siap membantu dan melindungi,” ungkapnya.
Selain memperkenalkan tugas kepolisian, Kapolres juga mengajak para siswa untuk membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, jujur, saling menghormati, dan semangat belajar. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.
Tidak hanya kepada anak-anak, Kapolres juga menyampaikan pesan kepada para guru dan orang tua agar terus memberikan pendampingan, perhatian, serta pendidikan karakter kepada anak-anak. Menurutnya, pembentukan karakter tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen yang terlibat dalam tumbuh kembang anak.
“Kami mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama menjaga dan membimbing anak-anak. Mari kita ciptakan generasi yang disiplin, berkarakter, berakhlak dan memiliki masa depan yang baik,” tambahnya.
Program Polisi Sahabat Anak sendiri merupakan salah satu kegiatan pembinaan masyarakat yang secara konsisten dilaksanakan Polri untuk memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Melalui pendekatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan, anak-anak diajak mengenal tugas kepolisian sekaligus memahami pentingnya menjaga ketertiban, disiplin, dan saling menghormati.
Di Kabupaten Lebak, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pelayanan, perlindungan, edukasi, serta penguatan hubungan sosial dengan masyarakat.
Menutup kegiatan, Kapolres Lebak berharap program Polisi Sahabat Anak dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah maupun lingkungan masyarakat di wilayah Kabupaten Lebak.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan edukasi dan membangun kedekatan dengan masyarakat sejak usia dini,” tutup Kapolres Lebak AKBP Arninsi.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Lebak berharap terbangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh nilai-nilai positif.(Red).
















