Pandeglang, ADN.COM – Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi menghadiri kegiatan Panen Raya Padi PS-08 dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 yang diselenggarakan oleh Yayasan Bhakti Bela Negara di Blok Cidatu, Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Kamis (30/07).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan berkelanjutan sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan para petani di Provinsi Banten.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan Panen Raya Padi PS-08 di lahan pertanian seluas 1.500 hektare, yang menjadi bukti keberhasilan pengembangan varietas unggul dengan produktivitas tinggi. Selain itu, dilakukan pula Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 pada lahan seluas 500 hektare sebagai langkah nyata meningkatkan produksi jagung dan memperkuat ketersediaan pangan di wilayah Banten.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten H. Andra Soni, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, jajaran Forkopimda, perwakilan Yayasan Bhakti Bela Negara, para tokoh masyarakat, kelompok tani, Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, serta tamu undangan lainnya.
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Panen raya dan gerakan tanam ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia pertanian, dan masyarakat mampu menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami dari Polda Banten siap mendukung setiap program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani serta terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana menjadi prioritas pemerintah,” ujar Iwan Saktiadi.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung berbagai program strategis nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Polda Banten berkomitmen untuk terus mengawal terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan dengan baik. Dengan keamanan yang terjaga, para petani dapat meningkatkan produktivitasnya dan bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” tutup Wakapolda Banten.
Melalui kegiatan Panen Raya Padi dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 ini, diharapkan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor terus terpelihara sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia yang semakin maju dan berdaulat di bidang pangan. (Bidhumas/Red)
















