LEBAK, ADN.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda. Kali ini, kegiatan pembinaan dan penyuluhan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) dilaksanakan di SMAN 1 Warunggunung, Kabupaten Lebak, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh para pelajar dengan materi yang menitikberatkan pada pentingnya membangun kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas sejak usia sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Lebak memberikan pemahaman mengenai tertib berlalu lintas, safety riding, perilaku berkendara yang baik dan benar, kewajiban menyalakan lampu utama sepeda motor pada siang hari, mengenali area blind spot, serta penerapan safety driving.
Para pelajar juga diingatkan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan aman dan laik digunakan, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, mematuhi rambu dan marka jalan, serta menjaga konsentrasi selama berkendara.
Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasatlantas Polres Lebak AKP Liska Oktavima Rudianto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas kepada pelajar merupakan langkah penting untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.
“Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini. Kami ingin para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Kasatlantas.
Ia menambahkan, penerapan safety riding harus dimulai dari diri sendiri, mulai dari menggunakan helm SNI, mematuhi rambu dan marka jalan, menjaga kecepatan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, hingga memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
“Jangan sampai pelanggaran kecil menjadi awal dari kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jadilah pelajar yang tertib, disiplin, dan menjadi contoh dalam keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.
Selain itu, pelajar diberikan pemahaman mengenai blind spot, khususnya ketika berada di sekitar kendaraan besar seperti bus dan truk. Pengendara diimbau tidak terlalu lama berada di area yang tidak terlihat oleh pengemudi kendaraan lain serta memastikan keberadaannya terlihat sebelum melakukan manuver atau mendahului.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Lebak berharap para pelajar SMAN 1 Warunggunung dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Keselamatan bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi budaya dan kebiasaan dalam setiap perjalanan,” pungkasnya. (Red)

















