LEBAK, Abydosonews.com – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan kalangan ulama melalui kunjungan silaturahmi kepada Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Mizan, Dr. KH. Anang Azharie Alie, M.Pd.I., di Kampung Ancol, Desa Cimangeunteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Polda Banten, Kapolres Lebak AKBP Arninsi, Wakapolres Lebak Kompol Eddy Prasetyo H., serta pejabat utama Polres Lebak.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya Polda Banten mempererat hubungan dengan ulama dan tokoh agama sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan mengatakan, komunikasi dengan pimpinan pondok pesantren dan tokoh agama merupakan langkah penting untuk memperkuat kemitraan serta menyerap aspirasi masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempererat hubungan dengan para ulama dan tokoh agama. Kami menyadari bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren,” ujar Hendra.
Ia menegaskan, ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta membangun suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.
“Kami berharap sinergitas antara Polri dan para ulama dapat terus terjalin dengan baik. Melalui komunikasi dan kerja sama yang harmonis, kita dapat bersama-sama menjaga kerukunan umat, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Banten,” tambahnya.
Menurut Hendra, pondok pesantren juga dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, terutama mengenai pentingnya toleransi, persaudaraan, dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Melalui silaturahmi tersebut, Polda Banten menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi terbuka dengan ulama, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
(Bidhumas/AbyDoso).


















