Perkuat Sinergi dengan Ulama, Kapolres Serang Sambangi Ketua MUI untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

SERANG, Abydosonews.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya dilakukan melalui langkah penegakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat komunikasi dan membangun kemitraan bersama tokoh agama. Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Serang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui kunjungan silaturahmi kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Bani Soleh, KH. Muhit Karna, Senin (2/11/2026).

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB itu dilaksanakan di Kampung Laban, Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan ulama dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Serang menegaskan bahwa ulama memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Selain menjadi panutan dalam kehidupan keagamaan, ulama juga berperan memberikan pemahaman yang menyejukkan serta membantu masyarakat menyikapi berbagai persoalan sosial secara bijaksana.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa dan dukungan dari para ulama agar Polres Serang dapat terus menjalankan tugas dengan baik. Kami percaya bahwa sinergi antara Polri dan ulama menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas masyarakat,” ujar AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi.

Kapolres juga mengajak para tokoh agama untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya, khususnya terkait pemberitaan mengenai kasus pondok pesantren di Sukoharjo.

Ia menekankan pentingnya mengedepankan prinsip tabayun atau melakukan klarifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan suatu informasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Setiap informasi harus disikapi dengan tabayun, dilakukan verifikasi, dan tidak langsung disebarluaskan apabila belum diketahui kebenarannya. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan perpecahan dan keresahan,” tegasnya.

Sementara itu, KH. Muhit Karna menyambut baik kunjungan Kapolres Serang beserta jajaran. Ia menilai komunikasi yang terjalin antara ulama dan kepolisian merupakan modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, dan saling menghormati.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan silaturahmi Kapolres Serang beserta jajaran. Ini merupakan langkah yang baik untuk memperkuat hubungan antara ulama dan kepolisian. Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin, karena menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya umat Islam di Kabupaten Serang, agar lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

“Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang beredar, apalagi jika belum diketahui kebenarannya. Mari kita kedepankan tabayun, menjaga ukhuwah Islamiyah, tidak saling menyalahkan, serta menyerahkan penanganan setiap persoalan kepada pihak yang berwenang. Kedamaian dan persatuan masyarakat harus tetap kita jaga,” pesannya.

Melalui pertemuan tersebut, Polres Serang dan MUI Kabupaten Serang diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Serang.(AbyDoso).



Pemred


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *