LEBAK, ADN.COM – Ormas Jayagati mendorong anggotanya ikuti tender proyek-proyek di Kabupaten Lebak. Ini ditegaskan Wakil Ketua Umum DPP Ormas Jaringan Pemberdayaan Warga Sejati Banten (Jayagati Banten), Achmad Syarif pada acara buka bersama di Cafe Agil Futsal, Leuwidamar, Lebak, Banten, Rabu (18/3/2026) petang.
Ditegaskan Waketum Jayagati, beberapa anggota Jayagati memiliki perusahaan jasa konstruksi, jadi sangat wajar jika ikut tender-tender proyek yang bersumber dari APBD Lebak.
“Semua yang memenuhi syarat, apalagi ada anggota yang punya perusahaan dan memenuhi syarat, ikut saja tender, kita kawal,” tandas Syarif.
Menurut Syarif, anggota Jayagati yang mempunyai latar belakang pengusaha harus aktif ikut tender agar bisa menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan dan juga membuka lapangan kerja bagi anggota.
Juga ditegaskannya, jika mendapati ada kecurangan dalam tender, tim advokasi Jayagati harus siap mendampingi gugatan-gugatannya di pengadilan.
“Kalau sampai ada kecurangan saat ikut tender, lawan, laporkan ke penegak hukum,” imbuhnya.
Sementara itu, Panglima Jayagati, Apih Kuncung Juli Gebek membenarkan jika beberapa anggota Jayagati ada yang menjadi direktur perusahaan jasa konstruksi.
Namun, karena beberapa hal, pengusaha yang menjadi anggota Jayagati enggan untuk ikut tender.
“Harus kita siapkan dengan matang kelengkapan perusahaannya, agar memenuhi kualifikasi yang ditentukan,” kata tokoh jawara Lebak ini.
Bendahara Umum Jayagati, Ikwan dalam sambutannya mengingatkan agar semua anggota Ormas Jayagati menjaga kekompakan.
” DPC Leuwidamar sudah kompak, agar terus ditingkatkan dan membuat program yang bagus,” kata Ikwan.
Acara buka bersama itu dihadiri puluhan anggota Ormas Jayagati Leuwidamar dan beberapa pengurus DPP. (Red)














