Lebak, ADN.COM – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lebak Polda Banten terus mengintensifkan berbagai kegiatan di wilayah hukum Polres Lebak. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Multatuli dan Jalan Patih Derus, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Minggu (8/2/2026).
Operasi Keselamatan Maung 2026 merupakan agenda rutin kepolisian yang dilaksanakan secara serentak dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lebak.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Lantas Polres Lebak melakukan berbagai kegiatan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penyampaian imbauan keselamatan kepada pengguna jalan, hingga sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas di lokasi operasi.
Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Lebak AKP Liska Oktavima Rudianto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan pada hari ketujuh pelaksanaan operasi lebih difokuskan pada upaya edukatif dan preventif, guna membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas bukan karena takut terhadap penindakan, melainkan karena kesadaran akan pentingnya keselamatan.
“Pada hari ketujuh Operasi Keselamatan Maung 2026 ini, personel Sat Lantas melaksanakan kegiatan imbauan serta edukasi kepada masyarakat pengguna jalan. Kami mengingatkan pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, melengkapi surat-surat kendaraan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan,” ujar AKP Liska.
Selain memberikan imbauan, petugas juga melakukan pembagian leaflet dan penyampaian pesan keselamatan berlalu lintas secara langsung kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis guna menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Petugas di lapangan juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara yang masih melakukan pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, melawan arus, hingga penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Peneguran dilakukan secara persuasif dan edukatif, sehingga diharapkan mampu memberikan efek jera tanpa menimbulkan kesan represif.
Kasat Lantas menambahkan, pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang akan digelar dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri.
“Operasi ini merupakan bagian dari cipta kondisi guna mempersiapkan masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum hari besar keagamaan. Dengan adanya operasi ini, diharapkan potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKP Liska menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama antara aparat kepolisian dan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban berlalu lintas.
Sat Lantas Polres Lebak juga mengingatkan para pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta menjaga etika berlalu lintas dengan saling menghormati antar pengguna jalan.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi operasi terpantau berjalan aman, tertib, dan lancar. Personel Sat Lantas juga melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Rangkasbitung.
Di akhir keterangannya, Sat Lantas Polres Lebak kembali mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lebak.
“Keselamatan di jalan raya merupakan kebutuhan bersama. Kami berharap seluruh masyarakat dapat menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas, sehingga tercipta lingkungan berkendara yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” tutup AKP Liska. (Red)














