SERANG, Abydosonews.com – Polda Banten mendukung program Polisi Bersama Masyarakat yang diluncurkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif melalui komunikasi terbuka, koordinasi, serta kerja sama yang berkelanjutan.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat hanya mengandalkan peran kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, kami mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka antara Polri dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat diidentifikasi dan ditangani secara bersama-sama,” ujar Maruli, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, partisipasi masyarakat memiliki peran strategis dalam membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Informasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kepolisian dalam menentukan langkah pencegahan dan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum.
Maruli menegaskan, Polda Banten terus mendorong seluruh jajaran agar mengedepankan pendekatan humanis, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Kepercayaan publik harus dibangun melalui tindakan nyata. Setiap personel Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, responsif, serta terbuka terhadap kritik dan masukan. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat kehadiran Polri,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, menjaga keamanan bersama, serta memanfaatkan saluran resmi kepolisian untuk menyampaikan informasi mengenai potensi gangguan kamtibmas.
Selain itu, masyarakat diimbau menjaga persatuan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyelesaikan persoalan secara bijaksana agar tidak berkembang menjadi konflik sosial.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, komunitas, hingga seluruh lapisan warga, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan lingkungan yang damai,” tambah Maruli.
Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polda Banten berharap komunikasi antara kepolisian dan warga semakin kuat, partisipasi publik dalam menjaga keamanan meningkat, serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus tumbuh.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dengan kolaborasi, kepedulian, dan semangat gotong royong, kita dapat menciptakan keamanan yang berkelanjutan serta mewujudkan Provinsi Banten yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
(Bidhumas/AbyDoso).


















