Ki Rengse Sampaikan Tausiah Penuh Makna pada Walimatul Urs Susi dan Septian di Kampung Cipuru

Lebak, Abydosonews.com – Rangkaian acara pernikahan pasangan Susi dan Septian, cucu dari Ibu Iroh, berlangsung meriah dan penuh kebahagiaan di Kampung Cipuru, Desa Girimukti, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (8/6/2026). Acara resepsi pernikahan digelar sejak pagi hari hingga selesai dengan dihadiri keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada malam harinya digelar tausiah agama yang disampaikan oleh KH. Aos Al-Qorni, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Ki Rengse. Selain dikenal sebagai penceramah yang aktif membina umat, beliau juga merupakan Ketua MUI Kecamatan Cimarga. Tausiah berlangsung ba’da Isya mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai dalam suasana khidmat dan penuh keberkahan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Elan selaku qori, kemudian dipandu oleh Ustadz R. Suwanta sebagai pembawa acara yang mengarahkan jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat.

Dalam tausiahnya, KH. Aos Al-Qorni (Ki Rengse) menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya membangun rumah tangga yang berlandaskan iman dan takwa. Menurutnya, kebahagiaan dalam keluarga tidak hanya diukur dari kecukupan materi, tetapi juga dari kemampuan pasangan suami istri menjaga keharmonisan, saling menghormati, serta bersama-sama menapaki kehidupan dengan nilai-nilai agama.

“Pernikahan adalah ibadah yang panjang. Karena itu, suami dan istri harus saling menguatkan, saling menjaga, dan menjadikan keluarga sebagai tempat tumbuhnya cinta, kasih sayang, serta kebaikan,” ungkapnya di hadapan jamaah yang hadir.

Tausiah yang disampaikan dengan gaya khas dan penuh hikmah tersebut mendapat perhatian dari para tamu undangan. Suasana terasa semakin hangat ketika seluruh hadirin bersama-sama memanjatkan doa untuk kedua mempelai agar diberikan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, rezeki yang berkah, serta keturunan yang saleh dan salehah.

Pelaksanaan tausiah keagamaan ini menjadi pelengkap kebahagiaan dalam Walimatul Urs Susi dan Septian. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya pernikahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga selesai, meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar kedua mempelai maupun masyarakat yang hadir dalam malam penuh doa dan keberkahan tersebut.(Red).



Pemred


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *